Berbaik sangka dengan kejadian yang buruk

17882562_1268054159969229_2298300745994207232_nIronisnya dari semua artikel, buku, berita yang kubaca. Untuk menemukan tempat wisata yang indah membutuhkan rute yang rumit.

Mungkin kehidupan juga seperti itu, untuk menjadi sesuatu yang luar biasa harus melewati rute yang rumit pula. Berkelok, naik turun, kadang membingungkan.

Mengapa ALLAH memberikan rute seperti ini?

Ibarat ujian nasional, butuh 3 tahun belajar dan 3 hari dibuat deg-degan. Setelah lulus dengan melewati ratusan hari belajar, menahan diri untuk membolos, dan selalu bangung pagi, rasanya seperti bebas dari cengkraman macan, seneng banget lah. Beda lagi kalau sekolah jarang-jarang masuk, tiap hari bolos karena milih liburan, bangun juga kesiangan soalnya tiap malem main game. Nah ujiannya juga dapet contekan dari temen. Dan ketika dia lulus, semua menjadi biasa saja. Ditanya itu gak tahu, ditanya ini gak faham. Akhirnya dia lebih milih jadi orang yang pas-pasan.

Ibarat kita yang tahu betul karakter novel kita,  Allah juga seperti itu, Beliau tahu betul karakter ciptaanya.

Allah memberikan hambanya suatu kejadian buruk bukan untuk disesalkan, atau dibenci. Ujian itu sebagai bentuk rencana dari Allah

pantas gak sih kita jadi dokter, atau jadi pramugari”

Ibarat kita menciptakan sebuah karakter di novel, kita pasti sangat tahu betul karakter itu seperti apa. Allah juga demikian, beliau sangat mengerti dirikita melebihi kita sendiri. Bukan berarti kita hanya bonekaNYA, beliau pasti akan memberikan kita jalan yang sesuai atas usaha kita. Untuk itu Mutiara yang indah tempatnya ada di dasar laut, jauh sekali dari permukaan dan harganya-pun mahal.

Tapi bagaimana kita dapat menerimanya? Kadang menyakitkan sekali.

Pertanyaan bagus ! kalian fikir aku juga tidak, kadang aku juga merasa begitu. Itu hal yang lumrah dirasakan oleh manusia yang memang diciptakan memiliki banyak sifat dan perasaan.

Bukan berati kita harus terus-menerus memikirkanya, menderita karena kenyataan tidak sesuai. Kalau saja kita bias berfikir lebih jernih lagi.

“ oh ya, pantas aku bangkrut, aku melupakan sedekah”

“ ternyata selama ini aku salah, tidak memikirkan perasaan pelanggan”

“ mungkin karena Allah takut aku sombong, jadi Beliau menundukan pandanganku”

Jernih ! Air yang jernih itu mengalir dan tidak tercemar

Kita tidak bisa berfikir jernih, karena terlalu banyak dosa yang ada ditubuh kita atau terlalu banyak prasangka-prasangka buruk menghampiri otak kita. Bukan berarti orang yang mampu berfikiran jernih tidak memiliki dosa sama sekali. Hanya saja dosa mereka lebih sedikit.

Untuk itu, Allah memberikan cobaan yang dasyat agar kita dapat berfikiran jernih kembali, dengan seperti itu, kita akan menjadi lebih tenang dan dekat lagi dengan Allah.

“ Astagfirullah haladzim”

“ ya allah mengapa dengan semua ini…”

“ya allah …”

Orang yang sedang tertimpa musibah, dia akan selalu berdoa kepada Allah. Setiap sujudnya, setiap rukuknya, bahkan setelah sholat. Selalu meringik meminta-minta kepada Allah. Dan Allah sangat menyukai itu.

Dengan mengucap kalimat diatas, maka satu demi satu doa runtuh, satu demi satu kesalahan dapat terbaca, dan akhirnya Allah kembali di hati kita untuk menjadikan diri kita lebih baik dari hari kemarin.

Mungkin juga karena Allah rindu suaramu memanggil namaNYA, jadi Allah memberikan semua ini padamu.

Atau mungkin juga karena Allah rindu mendengar suara kita memanggil namaNYA, maka ujian itu dating.

Atau karena kita sudah terlalu jauh dari rumah, maka Allah mencarinya.

Karena Allah sangat menyayangi hambanya yang selalu ingat denganNYA, hingga beliau tidak akan membiarkan hambanya pergi terlalu jauh dari rumah.

Sahabat, semua pasti pernah mengalami musibah buruk, juga pernah tertimpa masalah serius. Begitupun dengan saya. Semoga kita selalu diberikan prasangka yang bai katas kejadian-kejadian yang beliau berikan pada kita Amin

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s