Penipuan menggunakan MA*DIRI E-CASH

Sepertinya banyak yang mengalami peristiwa seperti saya, saya ingin berbagi informasi tentang penipuan yang mengatas namakan E-CASH.

Duh bang Ted pahalanya banyak banget udah mau ngasih tau inpoh penting beginian. Saya sendiri juga baru tau adanya fitur E-CASH, kalau bukan gara-gara bang penipu yang bilang namanya Indra. Saya mungkin tidak tahu sama sekali haha. Berhubung punya hubungan yang dihubung-hubungkan. Bang Indra dan abang-abang lainya mulai diketahui gelagatnya.

Berikut CIRI-CIRI PENIPUAN yang menggunak E-CASH :

  1. Penerima uang di suruh ke ATM saat ini juga

Kalau sobat disuruh pergi ke ATM saat ini juga, dijamin ini adalah 100% PENIPUAN. Jangan mau dan jangan diteruskan

  1. Minta difotokan / tanya saldo di rekening ada berapa

Kalau ada pembeli / orang yang menanyakan jumlah saldo di rekening kita, hampir bisa dipastikan itu adalah penipuan. Kalau ada orang yang mau transfer uang, maka tidak akan menanyakan jumlah saldo kita.

Jangan mau percaya kalau mereka mengatakan “biar sama-sama enak kalau ada bukti jumlah saldo sebelum dan sesudah di transfer”. Itu hanya trik untuk mengetahui berapa banyak uang anda yang bisa penjahat kuras.

  1. Minimal Saldo di rekening adalah Rp. 500.000,-

Kalau ada yang bilang untuk bisa terima transferan harus ada dana minimal Rp. 500.000 di rekening (atau jumlah lain), dijamin itu bohong. Jangan diteruskan, rekening jangan diisi uang atau pinjam2 dana ke teman, saudara, dsb. Selama rekening kita aktif, maka tidak ada minimum dana yang tersimpan di rekening agar bisa terima transferan.

Kalau dapat info seperti diatas = pasti 100% penipuan atau Dapat foto spt diatas? PASTI PENIPUAN !

  1. Pakai kode OTP

Kalau ada yang bilang untuk bisa ambil uang harus pakai OTP (One Time Password) atau kita harus infokan kode yang kita terima melalui SMS = Dijamin itu adalah penipuan.

  1. Kirim foto KTP / SIM

Kalau ada yang mau beli barang lalu mengirimkan foto KTP / SIM / Identitas diri lainnya, kemungkinan besar itu adalah penipuan. Pembeli sesungguhnya tidak akan mengirimkan foto KTP/SIM.

Saya berani jamin kalau KTP / SIM yang dikirimkan itu adalah milk orang lain yang mungkin didapat dari hasil kejahatan lainnya (copet, dsb). Dibawah ini adalah contoh SIM seseorang yang sering dipakai oleh penjahat untuk melakukan penipuan mandiri E-Cash.

ktp-damar-setiardi

Kirim KTP / SIM = Besar Kemungkinannya itu adalah penipuan

Kalau sobat dikirimkan foto SIM atas nama Damar seperti diatas dan mengatakan sudah transfer dana e-cash, dll, itu dijamin adalah penipuan. Damar sendiri BUKANLAH penipunya, hanya saja SIM milik dirinya di salah gunakan oleh penjahat. (Dapat info dari pembaca yang cross check langsung ke Damar yang asli).

Biasanya penjahat akan mengatakan “ini saya kirim SIM (atau KTP) saya biar percaya, kalau ga percaya bisa datang ke rumah saya saja langsung”. Itu hanya kebohongan besar. Logikanya, kalau kita mau transfer uang ke orang lain, ngapain juga suruh orang itu datang ke rumah.

Update: Ternyata penjahat juga sering meminta korban untuk mengirim foto KTP yang nanti akan digunakan untuk menipu orang lain lagi. Oleh karena itu, saya akan mulai daftar nama korban yang sudah sempat mengirimkan KTP miliknya & juga orang-orang yang nama dan datanya disalah gunakan seperti dibawah ini:

Catatan: yang ada tanda bintang (*) berarti KTP tersebut sudah pernah disalahgunakan oleh penipu.

  • AAN ROHMAN
  • ABU RIZAL ABDILLAH*
  • ACHMAD FARIDI
  • ADE RACHMAT AGUSTIA WIDHI
  • ADHITYA WARMAN*
  • AFY SYAHIDAN ACHMAD
  • AFZAN AHMADI
  • AGUNG INSAN BUDIMAN
  • AGUNG NUGRAHA PUTRA
  • AGUS EKA PRASETYA*
  • AGUS SULAEMAN*
  • AHMAD BISHRI*
  • AHMAD RIYADI
  • AHMAD SHULHAN
  • AI RUDIYAT
  • AJI DENI SETIAWAN*
  • AKHMADI
  • AMRAN MEISYA RONI
  • ANA NAIMATUL JANNAH
  • ANDI MUHAMMAD ALFAYED ZAINUDDIN PAGGA
  • ANDITA PRATAMA*
  • ANDRE NURCAHYA
  • ANNGA FIRDAUS*
  • ANUGRAH PUTRA JAYA*
  • BAMBANG SETYO*
  • BASTARI NOVIAR
  • BAYU ARIKA SERIAWAN
  • BELLA VALENTINA HERMAN*
  • BRAM AZIS AFFANDI
  • BUCKHORI JUNIANSYAH
  • WAHYU ADI SAPUTRO
  • DAMAR*
  • DANI ARAFAT*
  • DANI HAMDAN*
  • DANANG EKO WAHYUDI*
  • DENNY ELANG PAMUNGKAS
  • DHIMAS FEBRIAN RUKIVILANDRI
  • DIDIK HERDIANA
  • DIKY GITA PERMATA*
  • DIMAS ANNAJSYAH PERDANA*
  • DIO HARIEWIJAYA
  • DIO PRANANDA
  • EDY WITARSO*
  • EKO BAGUS SETIAWAN
  • EKO WAHYUDI, SP
  • ELVI NOVITA
  • ERI SUDEWA*
  • ERIC SANTOSO
  • ERLIA RULANI TOBING
  • ERVIN FERDIANSYAH SUKJAYA*
  • EZRA SATRIANDI*
  • FAHMI EMIR HARTANTO*
  • FAUZAN HANIF*
  • FAUZI RAMADHANA*
  • FERDI HANDOYO*
  • FERMINDAH DEVEGA NAJOAN*
  • FIERLINDO ANGGA PRATAMA
  • FIKRI WIJAYA*
  • FIRDAUZI YUHARMAN*
  • GUSTINO ADI VARIANTO
  • HAFID SEPTIAN PRAYUDHA
  • HANDY SANJAYA*
  • HARIYANTO
  • HARRI SETIAWAN*
  • HAZRUL ASMI*
  • HENDRA SAPUTRA
  • HENRY KURNIA HUTAMA
  • HERI ARDIANTO*
  • HERYAN DIOBA GITA.
  • HESTI AGUSTIN
  • ILHAM SAPUTRA
  • INDAH FRATIWI*
  • INDRA GUNAWAN*
  • INDRA YUSUP N
  • ISKANDAR SATRIAWAN*
  • IVAN SATRIA TAMA
  • JAKA SETYAWAN*
  • JAROT SETYAWAN*
  • KARA SAPUTRA*
  • KEZIA CLAUDIA SITEPU
  • KORINT TEGUH PUTRA
  • KRISNA YULIAN SAPUTRA
  • LATIFURRAHMAN
  • LEONARDI FILINDO*
  • LEWI
  • LINDA APRILIANI*
  • LIONG FUI*
  • KHOLILLULOH
  • M ZAKI UDIN
  • MAULANA CANDRA SEPTIAN*
  • MICHAEL BURJU PARAPAT
  • MICHAEL SATYAPUTRA PURNAMA*
  • MINDARTO*
  • MOCHAMMAD LUTHFIANTO
  • MOHAMMAD FAHMI FADLI
  • MUHAMAD HAFIZT GUNAWAN
  • MUHAMAD IMANSYAH, SE*
  • MUHAMAD ZUHRUL ANAM*
  • MUHAMMAD HARFIAN ABDULLAH*
  • MUHAMMAD LATIF DWI NURSETYAWAN
  • NOVIZA ARIEF WIBOWO*
  • PERMADI CANDRA WIKARSA
  • POLDIANTO ARI PRABOWO*
  • PONCO WAHYUDI*
  • PUJI APRILIONO
  • PUTRI ADHELINE ALANG
  • RAHAYU MIA AGUSTIN
  • RAHMAN HIDAYAT*
  • RAISKA NOOR
  • RATNA KURNIA*
  • REGA APRILIANA*
  • REIMAR STEFANUS ROONG
  • REZA VIRDIANSYAH*
  • RICKY DIKA FERDIAND
  • RIFALDY ARBASYACH
  • RIHLAH AMIRAH
  • RIKI ARFINDO
  • RIKO HENDRA*
  • RM DANIEL DARMAWAN
  • RIRI ARIYANTI
  • RIZKY HARDINATA*
  • RUDI SUPRIATNA*
  • RULLY ARIEF FADILLAH*
  • SANDI SEPTIAWAN*
  • SANGGRA RIZKY ARDIANSYAH
  • SAPE’I
  • SELLI FITRIANI*
  • SIMON RELLUS MANURUNG*
  • SLAMET PRIYANTO
  • SLAMET WAHYUDI*
  • SONY PERMANA*
  • SOPAN SOPIAN*
  • SUKARDI PARUNTU
  • SYAM RAPANDA
  • TEGUH KURNIAWAN
  • TONI ABSER MANALU
  • TUKI TARUH*
  • UHEN HENDRAYANI
  • ULYANA PUTRI HANDAYANI*
  • UMBUL SRI KUNCORO AJI
  • UNTORO SETIAWAN
  • WAHYU BUDI SANTOSO*
  • WAHYU SUGARA
  • WILI ALDIAN
  • WILLIAM BRYAN WIJAYA
  • YADDIL TIGAF
  • YOFI SETIAFAN
  • YOGI SETIADANU*
  • YOPY WASKITO*

Hati-hati jika ada orang yang mengajak transaksi lalu mengirim KTP dengan nama-nama diatas, karena kemungkinan besar itu hanyalah KTP yang didapat dari hasil kejahatan (penipuan, copet, dsb) dan bukan pelaku aslinya.

Sekali lagi saya ulangi, pembeli sesungguhnya TIDAK AKAN mengirimkan foto KTP. Kalau ada orang yang ngaku-ngaku mau beli barang, mau transfer, dsb lalu kirim2 KTP, ditolak saja. Hampir bisa dipastikan itu adalah penipuan.

Jika kamu pernah kecopetan atau tertipu dan mau namanya dicantumkan diatas, silahkan mengisi kolom diskusi dibawah. Dengan bagitu setidaknya sobat bisa mencegah penipuan yang mengatasnamakan / menggunakan KTP sobat.

  1. Di ancam akan di laporkan ke Polisi

Update 25 Februari 2017:

Penjahat biasanya akan mengancam korban untuk melaporkan ke polisi karena calon korban tidak mengikuti permintaannya untuk datang pergi ke ATM, dsb. Kurang lebih begini kata penjahat: “Saya sudah transfer, kamu harus bertanggung jawab. Kalau kamu ga pergi ke ATM, saya laporkan kamu ke polisi!”

Lebih jauh, bahkan si penjahat menakut-nakuti dengan membuat surat laporan palsu ke polisi seperti contoh foto dibawah:

surat-laporan-polisi-palsu-e-cash-mandiri

Contoh surat laporan palsu! Jangan takut.

Kalau sobat dapat ancaman “akan dilaporkan ke polisi” JANGAN TAKUT! Itu hanya gertakan saja agar sobat seperti sapi dicocok idungnya terus mengikuti kemauan penjahat. Lalu harus bagaimana?

  1. Jangan panik. Orang panik ga bisa berpikir jernih
  2. Baca baik2 semua ciri-ciri yang ada di artikel ini. Yang terutama, kalau disuruh ke ATM itu sudah dijamin 1000000% pasti penipuan. Jadi sekali lagi, jangan takut
  3. Kalau masih khawatir, segera hubungi call center bank milik sobat, ceritakan saja kronologi kejadiannya. Percakapan di telepon akan direkam, jadi sobat sebutkan kronologi kejadiannya, dsb. Nah, sobat MINTA SARAN kepada petugas call center apa yang harus dilakukan. Catat juga nama petugas call center-nya dan waktu serta jam sobat menelpon call center. Dengan melakukan hal ini, bisa dikatakan sobat sudah melempar tanggung jawab ke petugas call center, karena saya 100% yakin call center akan mengatakan “jangan diteruskan”, nanti kalau memang benar ada laporan dari polisi, sobat ada bukti dan bisa bilang “Saya ga ke ATM atau melakukan ini dan itu karena kata call center jangan lakukan”.
  4. Kalau perlu, lapor ke Polisi aja sekalian, bilang kronologinya dan minta petunjuk sama Polisi.

Hmm….. kok jadi ribet ya… sebenarnya sih point 3 dan 4 barusan ga perlu dilakukan, kalau sudah jelas-jelas ciri-cirinya seperti di awal artikel, ya ga usah diterusin. Ga perlu takut ancaman di laporkan ke Polisi atau dilaporkan ke “Tuhan” (anehnya orang lebih takut dilaporin ke Polisi daripada dilaporin Tuhan ).

Kalau sobat dikirimkan screenshot cara melakukan transaksi atau “bukti transfer” atau foto serupa seperti dibawah ini, itu SUDAH PASTI penipuan:

penipuan-mandiri-e-cash

Instruksi “pengambilan uang” > INI ADALAH PENIPUAN

contoh-struk-transfer-mandiri-e-cash-palsu-olx

Contoh struk transfer PALSU > Dijamin 100% PENIPUAN

Hati-hati kalau mendapati orang seperti ini. saya sendiri baru saja mau jual hape di olx, eh dia yang ngakunya indra cepet banget respon, secepat kereta jepang wkwkwk gak pake nego , langsung aja ngirim alamat lengkap. ya awalnya percaya sih. lama-kelaman bikin curiga, untung deh nemu blognya abang ted jadi selamet deh dari kejahatan babang indra.
sekedar info :

namanya indra ( 081310656027)

alamat : kota cilegon banten

foto pelakunya uda keburu dihapus pas saya bilang gini, jadi ini bisa jadi trik biar orang tersebut gak ngotot ngelaporin kalian ke polisi :

” maaf mas, terimakasih atas usahanya menipu saya.

alamat bapak sudah ada di saya, saya akan laporkan mas ke cyber crime polri dg bukti foto struck tadi. ya minimal masnya kena kasus pemalsuan yang urusanya sama bank mandiri”

dan setelah itu dia kabur tak terdeteksi wkwkwk..

dan banyak terimakasih buat bang ted yang ngasih inpoh ini..

kedok-kedok lainya bisa dibaca di blog aslinya bang ted ya..

salam manis wkwkwk

sumber 

 

 

Advertisements

2 thoughts on “Penipuan menggunakan MA*DIRI E-CASH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s